Jumat, 15 Februari 2013

Cooking Class Tenten Japanse Food @PIM

Awalnya cuma iseng karena ada kuis yang hadiahnya kelas memasak. Seketika langsung inget sama Empit, adenya kiwil. Dan karena keisenganpun gue menjawab menu yang ditanyakan sebagai pertanyaan kuis saat itu. Besoknya di umumin malah menang. Tadinya gue kira cuma buat satu orang tapi ternyata kelas memasak itu bisa ngajak satu orang temen lagi, yaudah deh akhirnya gue sama Empit ikut. Gue sebenernya nggak bisa masak sama sekali lho, jangankan memasak, buat ngebedain yang namanya sayur kangkung sama sayur bayem aja ngga bisa. Omaigot! Tapi, ya gue pikir untung seneng-seneng ajalah sekalian si Empit kan kebetulan sesuai sama jurusannya dia Tata boga.

Besok paginya tepatnya hari Minggu, jam 08.00 gue udah ketemuan sama pipit di Pasar Rebo, naik Patas AC 74 yang ke arah lebak bulus dan lewat PIM 1, suasanan di mall kawasan pondok Indah itu masih sepi, malah toko-toko banyak yang belum buka. Tapi untungnya gue dan empit nggak terlambat. Lokasi kelas memasak yang di adakan oleh Tenten Tempura House ternyata sudah ramai oleh kebanyakan Ibu-Ibu. Dan ternyata cuma gue yang satu-satunya gratis ikutan kelas memasak tempura.  Sesi pertama pembentukan kelompok yaitu 6-8 orang, setelah di bagikan topi memasak, sarung tangan dan perlengkapan memasak, mulai ngeliat demo yang di lakukan oleh seorang chef muda. Setelah itu, setelah mendengar seorang MC yang mengatakan kalau ada hadiah menarik bagi kelompok dengan masakah terbaik, semua langsung buru-buru dan sibuk. Gue?? Ngga usah ditanya, gue ngga masak sama sekali, kerjaan gue cuma menata letakkan nasi dan makanan yang akan di siapkan. Akhirnya, gue membuat bentuk nasi menjadi bentuk cinta. Dan ternyata satu-satunya yang membentuk nasi seperti itu. 

  
Selain lomba memasak berhadiah voucher makan di Tenten, ternyata Vradio yang juga sponsor mengadakan kuis live tweet yang hadiahnya se total 500.0000 lho dan yang ngga nyangka, kelompok gue yang memenangkan masakan tempura terbaik dan dengan bentuk yang berbeda, selain itu lebih ngga nyangkanya adalah gue yang mendapatkan total hadiah 500.000 dari Vradio dengan live tweet terkeren. What a cool day!!!

Penyerahan hadiah :)

My Hijab Story (Hijab Is The Way to Beautiful)


Cinta terindah adalah Cinta-Nya
Perhiasan yang terindah adalah Hijab yang dikenakan setiap wanita

Berawal dari Desember 2011 tahun lalu, saat itu aku berulang tahun. Kado terindah yang pernah aku berikan untuk kedua orang tuaku adalah  sebuah novel indie yang merupakan cerminan diriku. Judulnya “Kado Kecilku”.  Aku memang hobi menulis sejak SMP. Isi novel tersebut adalah tentang seorang anak yang sangat egois dan keras kepala bahkan saat itu aku sering pulang malam karena menonton acara musik. Aku cukup eksis dalam acara music karena aku me-manager-i beberapa band indie. Kedua orang tuaku telah lelah menasehatiku karena tak sedikitpun aku hiraukan perkataan  mereka. Tak ada seorangpun di rumah yang dapat melarangku melakukan sesuatu.  Serta kuliahku semakin lama semakin berantakan, hatiku selalu tidak tenang dan aku mulai berhenti menulis. Selain tidak ada kemajuan dan aku mudah bosan dengan keadaan yang monoton. Entah apa yang membuatku seperti itu.

Hal itu berlangsung cukup lama hingga akhirnya Mama masuk rumah  sakit dan  hatiku mulai bergemuruh laksana badai yang tak kunjung berhenti menantang palung hati terdalam. Sedikit demi sedikit aku berpikir untuk berhenti menonton music dan berhenti me-manager-i band, aku mulai rajin masuk kuliah dan mengejar semua yang tertinggal jauh dari teman-temanku seangkatan, dan aku mulai memperbaiki cara berpakaianku untuk jadi lebih feminim. Semua itu sudah cukup membuat Mama tersenyum. Aku tak ingin lagi melihat setitik lukanya. Pada suatu malam, aku terbangun dan sengaja aku mengintip kamar kedua orang tuaku yang sedang tertidur pulas. Kulihat wajah kedua malaikatku, dan tak terasa air mata keluar deras tak tertahankan. Entah apa yang ada di pikiranku saat itu, aku bergegas ke tempat sholat dan berdoa kepada Allah SWT atas segala kegelisahanku selama ini.

Tak ada angin ataupun badai yang menghampiriku. Maupun tak ada kata atau pinta dari seseorang. Pagi itu, aku berangkat ke kampus mengenakan jilbab, sedikit deg-deg-an akan komentar teman-teman terhadapku, dan aku takut untuk menerima komentar-komentar buruk tentangku. Tetapi pada saat itu…. Alhamdulillah tak ada satupun yang berkomentar negative tentang perubahan drastisku yang bias dibilang 180 derajat. Tak sedikit yang berkomentar. “Wah, Nisa anak metal jadi anak pengajian sekarang.” Atau… “Kenapa Nis? Salah potong rambut?” Aku hanya menjawab dengan senyum dan candaan. Sesampainya di rumah ketika semua keluarga berkumpul, Seluruh mata menatapku terkejut bahkan mama sampai meneteskan air mata melihat seorang anak perempuan pertamanya yang dahulu tomboy, berpakaian seperti laki-laki, bahkan berkelakuan sangat buruk berubah sedikit demi sedikit menjadi seperti sekarang. Berhijan menyesuaikan sikap dan sifatku untuk lebih baik, berhijab menyesuaikanku untuk menjaga lisan dan sikap untuk lebih sopan, berhijab adalah satu-satunya jalan untuk segala sesuatu yang bernilai estetik. Aku mulai menulis lagi dan terus mencoba untuk mengirim ke media massa hingga akhirnya beberapa cerpenku pernah dimuat di majalah dan tabloid remaja, bahkan, tanpa sengaja blog-ku menjadi cool blog versi sebuah majalah remaja.
Tahun ini adalah tahun pertamaku menjalani Ramadhan dengan berhijab. Aku mengisi kegiatanku dengan banyak memperbaiki diri. Aku selalu belajar dari sekitar dan tak lepas dari bimbingan kedua orang tuaku.  

Bismillah….
I found my happy day
Every night i pray
And now, i get the answer.
Because now and forever
Insya Allah, i've like this...
Ini yang namanya sebuah kehidupan
Bagaimana kesedihan dan keterpurukan melandaku
Aku harus tetap berjalan pada kehidupan
bahkan harus lebih baik
Aku mencoba
Aku berusaha
Aku harus menjadi lebih baik
Aku bahagia dengan hidup yang baru
Tiada hari tanpa Belajar
Belajar bukan hanya perkara buku dan pelajaran
belajar dalam kehidupan
dan menjalani kehidupan sebagai mana mestinya
Dalam kebimbangan
akhirnya aku temukan jawaban.
Aku yakin aku bisa
menjalani "Jalanku" yang indah
Hijab is  the way to be beautiful
Thank You, Allah SWT

Sudah mencapai Klimaks, tetapi....

Apa yang bisa gue gambarkan saat ini. Abstrak. Semuanya jelas namun kelihatannya tidak jelas. Sudah ingin mencapai klimaks, tetapi... Ada hal sulit yang menimpa namun harus apa? Jika kekuasaan di sebuah tempat yang berbicara. Gue seakan seekor burung yang ingin terbang namun tanpa sayap. Tapi disini gue belajar bijaksana, sabar dan ikhlas.

Senin, 19 November 2012

Go simple, Go AXIS! "Melek Digital untuk Startup Business"


Percaya deh, gaya hidup itu memacu masyarakat modern untuk lebih memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang, salah satunya dengan menggunakan smart phone atau Pad. Jaman sekarang semuanya serba touch. Mau ngapain aja tinggal sentuh. Selain itu, membaca koran, majalah atau tabloid untuk mengetahui segala informasi tentang olahraga, politik, fashion dan kesenian nggak cuma bisa di lakukan dengan membeli majalah, koran atau tabloid tetapi bisa dilakukan dengan pemanfaatan fitur yang ada pada smart phone. Tentunya, saya sebagai generasi muda harus mobile dengan situasi sehingga mempermudah komunikasi dengan memanfaatkan teknologi yang canggih.
Nah, saya sendiri sengaja membeli salah satu smart phone untuk kebutuhan dan kenyamanan dalam belajar, bekerja dan usaha. Gimanapun juga harus Melek Digital untuk Startup Business. Dengan memanfaatkan fitur e-banking pada smart phone, mempermudah transaksi saya dalam transfer dan mengecek saldo pada ATM, Selain itu menyesuaikan dengan hobi menulis saya, mengirim email, menulis cerpen dan blog jauh lebih mudah bisa di lakukan dimana saja dan kapanpun karena smart phone mudah dibawa. Nggak mau ketinggalan berita, saya selalu up to date di berbagai social network seperti facebook dan twitter demi mendukung bisnis online shop yang telah saya lakukan selama dua tahun. Semuanya terasa mudah dan simple karena saya setia menggunakan kartu Axis pada smart phone yang saya gunakan. Go simple, go AXIS! Akses internet cepat dengan tarif terjangkau sangat membantu dan mempermudah pekerjaan dan usaha yang tengah saya lakukan.
Use AXIS Card!
          Untungnya, selain jadi nggak kurang pengetahuan, bisnis yang saya jalani sampai sekarang juga semakin lancar karena Go Simple, Go AXIS! Karena jaman sekarang pemasaran secara online sangat kuat fungsinya. Bahkan pemasaran produkpun bisa mencapai target hingga keluar kota. Kayaknya udah nggak surfing to the internet lagi tapi diving to the internet hehehehe. Yuk, Go simple, Go AXIS!!!
 

Ninis Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates